Tidak terasa Ramadhan hampir selesai. Baru rasanya mulai menyesuaikan diri dengan ritme puasa, tiba-tiba sudah masuk ke 10 hari terakhir. Bagi banyak orang, fase ini terasa berbeda. Ibadah biasanya lebih ditingkatkan, waktu terasa lebih berharga dan ada keinginan untuk memaksimalkan hari-hari yang tersisa terutama karena di periode ini ada malam istimewa, yaitu Lailatul Qadar.
Menariknya, kalau dilihat dari sudut pandang pengembangan diri, 10 hari terakhir Ramadhan bisa dianalogikan seperti final sprint. Selama hampir 30 hari, kita sebenarnya sedang “melatih diri”. Kita belajar menahan diri, mengatur waktu makan dan tidur, serta lebih sadar dengan aktivitas yang kita lakukan setiap hari dan tanpa disadari Ramadhan menjadi semacam latihan disiplin.
Di dunia kerja atau manajemen proyek, fase akhir sering disebut final sprint. Ini merupakan periode terakhir sebelum target selesai dan biasanya di fase ini orang akan lebih fokus menyelesaikan hal-hal yang paling penting.
Hal yang sama bisa dilakukan di 10 hari terakhir Ramadhan ini. Bukan berarti harus melakukan lebih banyak hal, tapi lebih kepada menggunakan waktu dengan lebih sadar. Misalnya dengan meningkatkan kualitas ibadah, mengurangi distraksi, dan meluangkan waktu untuk refleksi diri. Momen ini juga bisa menjadi kesempatan untuk bertanya ke diri sendiri, seperti kebiasaan baik apa yang mulai terbentuk selama Ramadhan dan bagaimana menjaganya setelah Ramadhan berakhir.
Karena pada akhirnya, Ramadhan bukan hanya tentang satu bulan ini saja, tapi tentang bagaimana pelajaran yang kita dapat bisa terus terbawa ke hari-hari setelahnya.
Jika momentum ini ingin dilanjutkan, mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai mengambil langkah baru dalam pengembangan diri, termasuk dengan menjadi bagian dari Mustika Academy dan terus meng-upgrade skill yang kita miliki.
Content Creator at Mustika Academy
Join thousands of students who are already learning with Mustika Academy. Start your journey today!
Explore Courses